Lomba Pidato Tingkat SMA

pic.1 pic. 2

Lomba Pidato Tingkat SMA dalam Rangka Dies Natalis V Fakultas Hukum Universitas Kristen Maranatha Bandung

 

Fakultas Hukum Kristen Maranatha mengundang SMAK 6 PENABUR Jakarta untuk ikut berpartisipasi dalam lomba Pidato tingkat SMA dalam rangka Dies Natalis V Fakultas Hukum Universitas Kristen Maranatha. Jeanette Widjaja, siswi kelas XII IPA 1 dan Elvina Prayitno, siswi kelas XII IPS 2 SMAK 6 PENABUR Jakarta turut berpartisipasi mengikuti lomba tersebut mewakili SMAK 6 PENABUR Jakarta pada Kamis, 28 Agustus 2014. Pidato yang harus dibawakan bertema “Kesiapan Indonesia Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015”.

Pada pukul 08.30 lomba dimulai di Ruang Mediasi Universitas Kristen Maranatha. Dalam ruangan tersebut hanya ada satu peserta dan tiga juri, sementara peserta lainnya menunggu di Laboratorium Hukum. Setelah selesai babak penyisihan, para peserta diundang kembali masuk ke Ruang Mediasi untuk mendengarkan hasil penilaian juri.

Dari 10 peserta, Jeanette Widjaja lolos ke lima besar. Namun disayangkan Elvina Prayitno tidak lolos ke tahap berikutnya, karena persaingan antar peserta begitu ketat.

Perjuangan Jeanette dalam kompetisi tersebut belum selesai. Ia masih harus melewati babak semifinal melawan empat peserta lainnya. Setelah melewati tahap tersebut, Jeanette pun kembali berhasil masuk tiga besar dan lolos ke final melawan dua peserta lainnya, yaitu dari SMAK 2 BPK PENABUR Bandung dan SMA Yahya Bandung. Pada babak final, ketiga peserta dinilai oleh tiga juri yang merupakan dosen dan dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Maranatha.

Persaingan ketiga peserta semakin memanas karena mereka ditantang untuk lebih banyak menjelaskan topik dari sudut pandang hukum. Tidak hanya itu, mereka juga ditantang untuk membawakan pidato dengan metode memoriter (tanpa teks). Namun dari ketiga peserta hanya Jeantte yang mampu memenuhi tantangan untuk berpidato memoriter, sedangakan kedua peserta lainnya membawakan pidato dengan metode ekstemporan (membawa catatan kecil). Meskipun dalam membawakannya Jeanette tidak lebih unggul dari lawan-lawannya, yaitu pada intonasi penyampaian pidato.

Akhirnya, Jeanette berhasil membawa pulang piala dan sertifikat juara dua lomba pidato tingkat SMA, serta uang tunai dan voucher, dengan mengungguli peserta dari SMA Yahya Bandung.

Baik Jeanette maupun Elvina telah berjuang dengan cukup keras dalam kompetisi ini. Pengalaman mereka adalah prestasi yang berharga untuk bekal hidup mereka di masa mendatang.

Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan, namun bagaimana bertanding dengan baik.” (Baron Pierre de Coubertin)