BINA IMAN SISWA SMAK 6 TAHUN 2017

FAITH-FULL

Bina iman siswa adalah program yang secara rutin dilakukan oleh SMAK 6 PENABUR setiap tahunnya. Program ini merupakan salah satu dari tiga program outing yang secara serempak dilakukan oleh seluruh siswa SMAK 6: Character Camp bagi siswa kelas X, Bina Iman bagi siswa kelas XI dan Karya Wisata bagi kelas XII. Dalam tiga hari yang ditentukan oleh sekolah, yang tahun ini dilaksanakan pada tanggal 25 sampai 27 Oktober 2017, seluruh siswa mengikuti acara sesuai dengan kelas mereka saat ini.

Bina iman siswa kali ini mengangkat tema yang berkaitan dengan kesetiaan yang kemudian dirumuskan dalam tema: FAITH-FULL. Kesetiaan adalah hal yang sangat dekat dengan dunia remaja. Dalam perkembangan psikologisnya yang berada dalam masa individuasi (peralihan dari dependensi kepada independensi), peran dari lingkungan pergaulan menjadi jauh lebih penting daripada peran keluarganya.[1] Dalam masa inilah, permasalahan yang terkait dengan kesetiaan antar teman seringkali menjadi salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh remaja. Kesetiaan antar teman dianggap sebagai hal yang penting dan paling bermakna dalam kehidupan keseharian mereka. Namun sayang sekali, kesetiaan yang ada seringkali tidaklah dilandasi dengan kesetiaan yang benar. Kesetiaan yang seringkali terlihat adalah kesetiaan yang muncul sebagai syarat dari penerimaan suatu komunitas pergaulan. Kesetiaan yang muncul pun pada akhirnya adalah kesetiaan yang semu; saya mau melakukan apa saja asal saya dapat diterima dalam pergaulan. Kesetiaan inilah yang pada akhirnya memunculkan masalah-masalah yang baru seperti gank, perpeloncoan, narkoba, rokok dan sebagainya. Melalui Bina Iman Siswa SMAK 6 2017 ini, siswa diajak untuk menghayati kesetiaan yang benar yang tidak hanya memiliki aspek sosial namun juga harus didasari aspek spiritualitas yang berdasarkan Firman Tuhan. Kesetiaan yang bukan sekedar loyal melainkan juga dipenuhi iman (Faith-Full) kepada Tuhan.

Dalam kegiatan selama tiga hari ini, siswa diperlengkapi dengan berbagai aktifitas yang mendukung tercapainya tujuan Bina Iman itu sendiri. Acara dibuka dengan sebuah ibadah yang mengajak siswa untuk dapat mendasari pembelajaran tentang kesetiaan ini dengan Kesetiaan Allah. Acara dilanjutkan dengan sesi pertama yang mengajak siswa untuk menghayati kesetiaan dalam konteks yang lebih umum dalam konteks sosial mereka. Pada malam hari yang pertama, siswa menarik pembelajaran dari sebuah film yang berjudul Eight Below (2006). Pemutaran film diikuti dengan sharing siswa tentang pembelajaran yang didapatnya dalam film. Hari ke-dua diisi dengan sesi dua yang berisi tentang pemaknaan kesetiaan dalam dimensi spiritualitas. Siswa diajak untuk menghayati kesetiaan dalam iman Kristiani. Aktifitas outdoor dilakukan setelah sesi ke-dua selesai. Dalam aktifitas ini, siswa mengikuti berbagai permainan yang telah dipersiapkan. Pemaknaan yang dilakukan untuk menutup aktifitas outdoor ini menjadikan permainan yang ada bukan hanya menyenangkan melainkan juga penuh makna.

Dua aktifitas terakhir juga tidak kalah menarik. Dedication Service yang mengusung tema Full of Faith  mengajak siswa untuk kembali menilik kehidupannya dan melihat kesetiaan (atau ketidak setiaan) yang telah mereka jalani. Ibadah yang dilakukan dengan konsep ­semi meditatif ini juga mencoba membangkitkan semangat siswa untuk mau memiliki komitmen yang benar untuk hidup dalam kesetiaan. God, Guide me to be FAITH-FULL menjadi tema Ibadah penutupan seluruh rangkaian acara Bina Iman Siswa 2017. Ibadah ini menjadi simbol pengutusan bagi para siswa untuk kembali dalam kehidupan kesehariannya dengan bekal komitmen akan kesetiaan yang telah mereka bangun. Dengan demikian, siswa dapat kembali ke kehidupannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih setia.  <Anggie-Wibawanto>

 

[1] Kathryn Geldard, David Geldard, Counselling Adolescent; The Proactive Approach for Young People, Terj. Eka Adinugraha (Yogyakarta:Pustaka Pelajar, 2010), hal. 16