Bertobatlah! Kerajaan Allah Sudah Dekat

. kata-Nya:

“Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat.

Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

(Markus 1:15)

 

Teman teman, apa yang kamu bayangkan saat mendengar kata kerajaan? Biasanya kita mengartikan kerajaan sebagai sebuah wilayah kekuasaan yang dipimpin oleh seorang raja atau ratu, seperti yang kita saksikan di berbagai film. Bagaimana dengan Kerajaan Allah, apakah artinya Allah akan membuat sebuah wilayah tertentu sebagai wilayah kekuasaan-Nya? Tentu bisa saja Allah melakukan hal tersebut, karena Dia Allah yang Mahakuasa. Lalu apa maksudnya dengan ungkapan “Kerajaan Allah sudah dekat?”

Teman teman, Kerajaan Allah ternyata tidak dapat diartikan secara teritorial dengan menganggap bahwa Allah akan memimpin suatu wilayah dengan batas-batas tertentu. Cara berpikir demikian hanya akan membuat kita membatasi Allah yang adalah Mahakuasa. Kerajaan Allah bukanlah sebuah domisili, melainkan sebuah keadaan atau situasi ketika Allah yang menjadi pemimpin dalam kehidupan orang percaya. Kata Yunani yang merujuk “kerajaan” adalah basileia. Kata itu menekankan makna kuasa, pemerintahan dan otoritas seorang raja. Hal itu bukan soal wilayah, tetapi soal otoritas. Jadi, yang Yesus maksudkan adalah Allah akan berkuasa, dan melaksanakan pemerintahan-Nya atas segala bangsa. Allah akan menegakkan keadilan, keselamatan, perlindungan bagi mereka yang lemah, miskin, sakit, dan ditindas.

 

Teman teman, sudahkah Allah benar-benar menjadi raja atas hidupmu, ataukah kamu masih dipimpin oleh keinginan diri sendiri? Jika demikian, kita bisa disebut orang-orang yang jauh dari Kerajaan Allah. Yesus menegaskan: Bertobatlah! Allahlah Sang Raja dalam hidup kita. Biarlah kita dipakai-Nya menghadirkan damai sejahtera dalam kehidupan kita. Mari pikirkan, kebaikan sederhana apakah yang bisa kamu lakukan hari ini untuk menghadirkan nilai Kerajaan Allah di hidupmu?

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org