Kerajaan 1000 Tahun

dan mereka akan memerintah sebagai raja

bersama-sama dengan Dia,

seribu tahun lamanya.

(Wahyu 20:6)

  

 

Apa kesanmu membaca bagian Alkitab hari ini? Pasti ada pertanyaan benarkah ini akan terjadi? Lalu siapakah yang akan terpilih memerintah bersama Yesus selama 1000 tahun? Apa syaratnya?

Teman teman, perlu ditegaskan bahwa kita tidak bisa secara detail menggambarkan apa yang akan terjadi di akhir zaman karena itu adalah misteri Allah. Namun, dalam terang Kitab Suci kita bisa mendapatkan pencerahan dan inspirasi untuk hidup kita saat ini. Dalam bacaan kita, terdapat dua hal penting yang perlu kita garis bawahi. Pertama , orang-orang yang diberi kuasa untuk memerintah adalah orang-orang yang setia kepada Tuhan, bahkan siap mempertaruhkan nyawa mereka untuk Tuhan (ay. 4). Mereka berani mengambil risiko untuk tidak tunduk kepada pemerintahan yang mewajibkan penyembahan pada kaisar (simbol binatang = pemerintahan tangan besi). Kedua , kedatangan Tuhan kembali untuk memerintah dunia menegaskan bahwa Allah akan melakukan pembenahan terhadap ketidakbenaran di dunia ini. Konsekuensi logis dari pernyataan ini adalah kita sebagai gambar dan rupa Allah diundang untuk menciptakan suasana pembenahan terhadap ketidakbenaran itu sambil menantikan kedatangan-Nya.

Teman teman, bacaan ini mengajak kita semua merenungkan dua hal. Pertama, siapkah kita menjadi orang-orang yang berani mengambil risiko berbuat benar bagi Tuhan? Sebagai remaja Kristen, banyak tantangan yang membujuk kita berlaku tidak benar. Beranikah kita melawannya? Kedua, kita diajak untuk menantikan kedatangan Tuhan yang akan membenahi rupa-rupa ketidakbenaran. Apakah kita hanya berpangku tangan sambil menanti hal tersebut? Tidak! Kita diajak untuk beraksi, mulai dari hal sederhana, untuk menciptakan suasana yang damai sebagai cerminan dari Kerajaan Allah tersebut. Pertanyaannya, apa yang bisa kamu lakukan?

Sumber : www.ykb-wasiat.org