Renungan : ” Menyesal!”

Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia,

melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati,

menyesallah ia.

(Matius 27:3)

Oleh karena imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi tidak berwenang menghukum mati Yesus, maka mereka membawa Yesus ke hadapan Pilatus untuk divonis dengan hukuman mati. Pilatus adalah seorang pejabat Romawi yang sering menggunakan kekerasan apabila negosiasi tidak berhasil. Pilatus dipanggil menghadap kaisar pada tahun 36 karena kericuhan yang terjadi di Samaria. Namun ketika Pilatus tiba di istana kaisar, ternyata kaisar Tiberius yang mengangkat dia telah meninggal dunia dan digantikan oleh Caligula. Menurut tradisi, Pilatus mati pada tahun 39, ada yang mengatakan bahwa dia dipaksa minum racun oleh kaisar, dan ada yang mengatakan bahwa dia bunuh diri setelah dibuang oleh kaisar. Tradisi orang-orang Kristen mula-mula percaya bahwa Pilatus menyesali hukuman yang dijatuhkannya pada Yesus.

Yudas Iskariot menyesali tindakannya setelah Yesus diserahkan untuk dihukum mati. Yudas pasti teringat hubungannya dengan Yesus, perkataan dan pengajaran- Nya, cinta kasih serta perhatian-Nya. Yudas mau mengembalikan uang yang ia terima dari Mahkamah Agama, namun ditolak karena uang tersebut termasuk “uang darah” – bayaran untuk menangkap dan membunuh Yesus. Uang tersebut kemudian digunakan untuk membeli tanah kuburan untuk orang asing. Uang untuk membunuh Yesus menjadi berkat buat orang-orang asing karena mereka dapat dimakamkan di tempat tersebut. Namun penyesalan Yudas tak dapat menyelesaikan masalah. Yudas larut dan tenggelam dalam penyesalan sehingga kemudian mengakhiri hidupnya.

Teens, pernahkah kamu melakukan hal yang kemudian membuat dirimu menyesal? Terus-terusan menyesali sesuatu yang sudah terjadi menghalangi dirimu untuk melanjutkan kehidupan. Akuilah kesalahanmu dan mohonlah pengampunan dengan tulus ikhlas. Mengampuni diri sendiri dapat mendorongmu melanjutkan kehidupan (move on) agar hidupmu tidak tertahan di dalam penyesalan dan kepahitan.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org