APA YANG KAU KHAWATIRKAN?

Mazmur 23

TUHAN adalah gembalaku,

takkan kekurangan aku.

(Mzm. 23:1)

Apa yang Anda khawatirkan ketika menjalani masa muda? Pasangan hidup yang tak kunjung ada sementara usia semakin bertambah? Persaingan di segala bidang pekerjaan yang menuntut kita untuk benar-benar menjadi pribadi yang tangguh? Retaknya relasi dengan orangtua yang dirasa tak lagi cocok karena perbedaan pandangan hidup? Kekhawatiran adalah bagian hidup dan manusiawi, tetapi akan melemahkan iman jika kadarnya berlebihan. Lebih ironis lagi ketika kita hanya bisa membumbui kekhawatiran kita dengan sungut-sungut dan bukan dengan tindakan konkret untuk meminimalisirnya.

 

Mazmur 23 adalah bagian populer dari Alkitab dengan menggunakan metafora yang juga sering terdapat dalam Perjanjian Lama. Allah mengidentikkan diri-Nya dengan seorang gembala untuk menggambarkan betapa kasih-Nya begitu besar untuk umat yang dikasihi-Nya. Pernyataan “tak kan kekurangan aku” yang disampaikan oleh Daud juga hendak menegaskan jaminan pemeliharaan Allah atas kehidupan umat di setiap saat, baik situasi gembira maupun mencekam. Orang percaya digambarkan sebagai domba, yang sekalipun lemah namun berbahagia sebab kita milik Sang Gembala Agung.

 

Youth, kekhawatiran tidak menambahkan sehasta saja pun pada jalan hidup kita. Jadi, sekalipun ini adalah respons manusiawi terhadap keadaan yang dihadapi, namun jangan berlebihan. Kita ini milik Allah yang berada dalam jaminan pemeliharaan-Nya. Alih-alih berkeluh kesah lebih baik mengerahkan segala daya upaya untuk berjuang mendapatkan jalan keluar dari setiap pergumulan. Jangan lagi khawatir terhadap apa pun jua sebab Sang Gembala selalu menjagamu.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/07/21/