SERUAN PERTOBATAN

Yesaya 55:1-9

Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui;

berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!

(Yes. 55:6)

 

Pertobatan itu bukan hal yang mudah. Seperti mengubah sebuah kebiasaan, demikian juga dengan hal pertobatan, itu hal yang tidak mudah. Orang dapat senang dengan perbuatan-perbuatan dosa yang dilakukan. Dosa membuat orang terikat dan diperhamba olehnya. Semakin seorang terikat pada dosa, makin sulit pula untuk bertobat. Ada juga orang yang merasa sudah terlampau berbuat dosa, sekalian saja diteruskan.

 

Pada bagian perikop ini, Yesaya menyerukan berita pertobatan kepada orang-orang Israel yang berada di pembuangan. Yesaya mengingatkan agar mereka tetap berharap dan mengandalkan Tuhan. Karena saat-saat pembuangan di Babel akan dapat berakhir, Tuhan akan mengembalikan orang-orang Israel kembali ke tanah airnya. Yesaya juga mengingatkan kehidupan tanpa Tuhan ibarat makan sesuatu yang tidak mengenyangkan. Yesaya terus menyerukan agar orang Israel bertobat. Yesaya menyerukan agar orang Israel menyendengkan telinganya kepada Tuhan dan berbalik kepada Tuhan. Tuhan menyuruh Yesaya untuk mengingatkan orang Israel di pembuangan agar mereka meninggalkan dosanya dan kembali kepada Tuhan. Tuhan akan memberi pengampunan dengan limpahnya.

 

Youth, memang pertobatan bukan hal yang mudah, tetapi juga bukan hal yang terlampau sulit untuk dilakukan. Pertobatan dapat membuat hidup kita lebih bermakna dan damai sejahtera. Kita pasti mampu untuk hidup dalam pertobatan. Hidup dalam pertobatan membuat diri kita lebih sukacita dan menghayati kebaikan Tuhan.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/08/08/