JANGAN MELUPAKAN KEBAIKAN TUHAN

Keluaran 16:27-36

“… Ambillah segomer penuh untuk disimpan turun-temurun,

supaya keturunan mereka melihat roti yang Kuberi kamu makan di padang gurun,

ketika Aku membawa kamu keluar dari tanah Mesir.”

(Kel. 16:32)

  

Lupa adalah biasa dan manusiawi. Namun, kalau sering lupa, kita patut waspada. “Ada apa dengan ingatan kita?” Lupa menaruh kacamata di mana, lupa mengunci mobil, atau lupa ulang tahun pasangan kita. Apakah Anda masih ingat kapan Anda dibaptis atau sidi?

 

Dalam bacaan Alkitab hari ini, Tuhan ingin umat Israel tidak melupakan peristiwa besar yang mereka alami, yaitu keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian. Dalam perjalanan selama 40 tahun, Tuhan selalu memelihara mereka dengan mengirim burung puyuh dan roti manna untuk menjadi makanan mereka. Tuhan ingin agar umat Israel tidak melupakan kebaikan-Nya. Tuhan meminta Musa untuk mengambil segomer roti manna untuk disimpan dan ditempatkan di hadapan Tuhan, yaitu di Kemah Suci, lambang dari kehadiran Tuhan. Maksudnya, supaya generasi umat Israel berikutnya tidak melupakan kebaikan Tuhan, sekaligus supaya mereka selalu percaya dan berserah pada pemeliharaan Tuhan.

 

Hal serupa juga dikatakan Tuhan, “Ingat dan kuduskanlah hari Sabat” (Kel. 20:8). Tuhan ingin agar kita tidak melupakan Sang Pencipta dan pemeliharaan-Nya. Hari Minggu adalah hari kebangkitan Tuhan Yesus. Di hari Minggu, kita merayakan kebaikan Tuhan, yaitu keselamatan kita melalui kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus. Salib yang ada di gedung gereja kiranya mengingatkan kita pada kebaikan Tuhan sehingga kita tidak pernah bosan datang kepada-Nya.

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/06/05/jangan-melupakan-kebaikan-tuhan/