JUJUR ITU KEREN!

“Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya,

jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak.”

(Matius 5:37)

 

 

 

Suatu ketika Daren (nama samaran) ditembak oleh teman sekelasnya, Kitty (nama samaran juga). Setelah mempertimbangkan cukup lama, Daren menerima ajakan Kitty untuk pacaran. Dua minggu berpacaran Kitty merasa ada yang aneh dengan sikap Daren. Kalau dia ditelepon suka menjawab ala kadarnya. Kalau Kitty mengajak jalan, Daren suka beralasan ada janji dengan teman-temannya. Kalau Kitty memberi hadiah selalu ditolak. Kitty memutuskan untuk bertanya kepada Daren apa yang sebenarnya terjadi. Akhirnya, Daren mengakui bahwa alasan sebenarnya dia pacaran dengan Kitty hanya karena kasihan saja. Daren tidak enak menolak karena Kitty sudah lama menjadi teman akrabnya. Kitty berlari sambil menangis kecewa.

 

 

Teens, Tuhan Yesus mengingatkan kita untuk senantiasa bertindak jujur. Antara apa yang ada dalam hati, pikiran, dan tindakan memiliki hubungan yang sesuai. Bahkan, Yesus mengingatkan, “Apa yang lebih dari itu berasal dari si jahat.” Artinya, ketidakjujuran berpotensi mengandung sesuatu yang jahat dan keliru. Berkata jujur memang sulit dan terkadang menyakitkan. Namun, dampak bertindak jujur lebih baik buat kita dan orang lain. Seandainya saja Daren berkata jujur sejak awal, mungkin dia tidak menyakiti dirinya sendiri dan Kitty.

 

 

Teens, mulailah berkomitmen hari ini dan seterusnya bahwa kamu mau dan berani berkata jujur. Pujilah kawanmu, saudaramu laki-laki atau perempuan, dan sesamamu yang lainnya jika mereka sudah melakukan hal yang baik. Demikian juga sebaliknya, berikan masukan kepada mereka jika mereka melakukan hal yang tidak baik. Jika hari ini kamu diperhadapkan dengan situasi pengambilan keputusan, ambil keputusan yang seturut hati nuranimu, bukan hanya untuk menyenangkan hati orang lain. Ini adalah langkah awal pembuktian bagi kamu untuk mau menjadi pengikut Kristus yang keren, yaitu orang yang hidupnya jujur.

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2017/10/02/