BE A GOOD LEADER

“Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu,

jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela

sesuai dengan kehendak Allah,

dan jangan karena mau mencari keuntungan,

tetapi dengan pengabdian diri.”

(1 Petrus 5:2)

 

 

Teens, kamu pasti tahu istilah ‘imam.’ Dalam Alkitab, imam artinya perantara antara Tuhan dan manusia. Imam juga secara khusus dipakai Tuhan untuk memimpin ibadah umat. Bagi orang Yahudi, imam merupakan salah satu pemimpin agama. Dalam kekristenan, ada istilah teologis, yaitu ‘imamat am orang percaya.’ Martin Luther, mengartikan istilah itu sebagai panggilan setiap orang Kristen untuk menjadi imam. Panggilan itu milik semua pengikut Kristus. Imamat am orang percaya, pertama-tama, orang Kristen adalah imam bagi dirinya sendiri. Lalu, dia adalah imam bagi orang lain. Dengan kata lain, ia adalah pemimpin bagi dirinya sendiri dan sesama.

 

 

Petrus menyebut jabatan penatua sebagai pemimpin jemaat. Sebagai sahabat, Petrus ingin mengingatkan kualitas dan karakter seorang pemimpin jemaat. Petrus memakai kata ‘gembalakanlah’ untuk menjelaskan peran mereka sebagai pemimpin. Kata itu mengingatkan para penatua untuk menjadi pemimpin seperti Kristus, Sang Gembala Agung, yang merawat, menjaga, bahkan mencari kawanan domba Allah. Seorang pemimpin yang baik, punya tiga kualitas kepemimpinan. Melakukan tugasnya dengan sukarela sesuai kehendak Allah, bukan diri sendiri. Melakukannya dengan pengabdian diri, bukan bertujuan mencari keuntungan diri sendiri. Tidak asal perintah, tapi menjadi role model bagi jemaat.

 

 

Teens, sebagai remaja Kristen, kamu adalah pemimpin. Kamu adalah pemimpin bagi dirimu sendiri dan sesamamu, maka jadilah pemimpin yang baik. Lakukanlah tugasmu sebagai pemimpin, yaitu bersedia memelihara dan menolong sesamamu agar mereka mengalami perjumpaan dengan Tuhan. Lakukan dengan sukarela dan tulus. Yang pasti, kamu bisa menjadi pemimpin yang menginspirasi banyak orang melalui hidupmu. John Quincy Adams, Presiden ke-6 Amerika, berkata: “If your actions inspire others to dream more, learn more, do more and become more, you are a leader.”

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2017/07/26/