PRESTASI KARENA TUHAN

” Demikianlah diberikan TUHAN kemenangan yang besar. “

(1 Tawarikh 11:14)

 

 

Antoni berhasil menjadi juara umum dalam pertandingan olahraga renang antar SMA se-Jakarta. Ia berhasil menggondol empat medali emas dari nomor yang berbeda-beda. Dua minggu sebelum bertanding, Antoni sempat dirawat di rumah sakit selama empat hari karena terkena sakit tifus. Badannya lemah saat itu. Ia khawatir tidak bisa bertanding, padahal sudah rutin berlatih hampir setiap hari. Ketika teman-teman sekelasnya memberi selamat atas kemenangannya, Antoni menjawab, “Kawan-kawan… saya bisa menjadi juara, bukan karena saya hebat. Saya memang sudah berlatih keras untuk pertandingan ini, tapi kalau bukan Tuhan yang menolong saya, saya tidak mungkin bisa memenanginya.”

 

Daud saat menjadi raja, memiliki sejumlah pahlawan yang hebat, yakni prajurit yang tangguh dan pandai bertarung di medan perang. Bacaan firman hari ini mencatat apa saja kehebatan yang dilakukan oleh para pahlawan Daud. Secara manusiawi, mereka pasti kuat dan terlatih menggunakan senjata untuk berperang dan membela diri. Namun, ada satu catatan Alkitab yang tidak boleh dilupakan, bahwa Tuhanlah yang memberikan kemenangan besar. Manusia boleh saja hebat, tapi Tuhanlah yang memberinya berkat.

 

Teens, kita tentu punya kelebihan. Dengan kelebihan itu, kita dapat mencapai prestasi yang membanggakan. Tidak hanya membanggakan orangtua, guru, atau sekolah, tapi juga tentunya membanggakan diri kita sendiri. Namun, janganlah prestasi itu lantas membuat kita lupa diri, sombong, atau malah merendahkan teman-teman kita yang lebih lemah dan tidak sama seperti kita. Ingatlah teladan Antoni dan juga kesaksian Alkitab, bahwa kalau kita bisa berprestasi, itu adalah karena Tuhan yang memungkinkan kita untuk mencapainya. Terpujilah Tuhan!

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2017/03/10/