CERMINAN HATI

“Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu ….”

(Lukas 11:34)

 

“Mirror, mirror on the wall! Who is the fairest of them all?” Pertanyaan itu cukup dikenal setiap orang yang pernah membaca atau menyaksikan film Snow White . Kita tahu bahwa hati sang ratu yang dikuasai iri dan dengki membuatnya tidak sebanding dengan sang Putri Salju yang cantik dan baik hati. Dari cerita Snow White ini kita melihat bahwa hati yang dikuasai iri dan dengki yang dimiliki sang ratu telah mendorongnya untuk melakukan perbuatan jahat. Karena itulah saat ini kita diajak untuk tidak melihat pada hal-hal yang fisik saja, tetapi sebaliknya kita diharapkan dapat menyelami kedalaman batin. Introspeksi, kata ini mengingatkan kita untuk peka mempelajari suasana hati yang kita miliki dan belajar melihat kejernihannya. Jangan sampai karena patah hati yang begitu dalam, telah terjadi perubahan yang mendatangkan bencana.

 

Dalam Lukas 11:33-36, jelas dan tegas Tuhan Yesus mengingatkan kita untuk memelihara hati kita seperti seorang yang memperhatikan pelitanya masih menyala atau tidak. Lewat perkataan ini Tuhan Yesus memperingatkan bahwa apa yang ada dalam hati akan memengaruhi persepsi dan motivasi kita dalam menjalani kehidupan. Oleh karena itu kita harus mewaspadai perasaan terluka yang sedang kita alami saat ini, sehingga tidak mengubah karakter kita sebagai orang kudus kepunyaan Allah yang akrab dengan kasih dan kebenaran.

 

Teens, kewaspadaan diri itu penting adanya. Sebab, dalam banyak kasus, kita bisa melihat perilaku orang yang marah atau sakit hati mampu berbuat nekat dan cenderung jahat. Untuk itu yuk sama-sama memeriksa hati kita saat ini. Apakah kebencian menyusup di hati kita? Adakah keinginan membalas dendam rasa sakit hati menjadi hal yang mengusik nurani kita? Kalau jawabnya ya, mari kita lekas-lekas membuang segala pikiran itu. Tuhan memberkati.

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2017/04/21/