DILENGKAPI DAN MEMPERLANGKAPI

” … untuk memperlengkapi

orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan,

bagi pembangunan tubuh Kristus …. ”

(Efesus 4:12)

 

 

 

Seperti pelari estafet yang menerima tongkat dari pelari lain untuk mencapai garis finish dengan penuh kesungguhan dan tidak pernah terputus, demikianlah seharusnya segala kebaikan hidup terus berlanjut dalam kehidupan Gereja Tuhan. Dimulai dari para rasul, pemberita Injil, pendeta, penatua, guru Sekolah Minggu, guru agama, orang tua, tongkat estafet pelayanan harus terus dilanjutkan dengan sungguh-sungguh.

 

 

Ukuran keberhasilan pelayanan, sebagaimana jemaat Efesus dinasihati dalam bacaan hari ini, ialah supaya setiap orang yang sudah diampuni oleh Kristus mendapat kelengkapan dan bekal untuk melakukan apa yang Yesus ajarkan di dalam hidup mereka. Mereka tidak lagi berjalan tanpa arah, tetapi menjadi orang yang semakin dewasa dalam iman. Jadi, setiap pelayanan semestinya berujung bukan pada kebanggaan diri kita, atau kepada kepuasan batin kita, tetapi sejauh mana orang yang kita layani kemudian mau mengasihi Kristus dan melanjutkan kebaikan Kristus dalam hidupnya sehari-hari. Rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita-pemberita Injil, gembala-gembala dan pengajar-pengajar adalah bidang-bidang pelayanan yang beragam dan saling mengisi. Namun mereka semua mendapat kuasa yang sama dari Allah, supaya setiap anak-anak Tuhan dilengkapi untuk melayani Kristus dan gereja-Nya.

 

 

Teens, kesuksesan pelayan Tuhan terlihat melalui hadirnya pelayan-pelayan Tuhan yang baru, yang semakin sukacita dan rendah hati di dalam pelayanan yang ada. Jangan biarkan rantai pelayanan putus di tangan kita. Berbagilah dengan semangat kasih-Nya. Marilah kita membuka diri untuk dilengkapi oleh pelayanan yang lain agar pelayanan kita semakin luas menjangkau banyak orang. Selalu berikan kesempatan bagi siapa saja untuk terlibat dalam pelayanan.

 

Sumber : https://smak6.bpkpenaburjakarta.or.id/wp-admin/post-new.php