GEMBIRA KARENA TUHAN

” Hati yang gembira
adalah obat yang manjur,
tetapi semangat yang patah
mengeringkan tulang. “
(Amsal 17:22)

 

Tentu kalian pernah mendengar bahwa “hidup ini bagai roda berputar, kadang di bawah, kadang di atas.” Maksudnya, kita tidak selalu menjumpai hal-hal yang mujur saja. Kadang kita menjumpai hal-hal yang sukar dan berat untuk dihadapi. Kadang kita merasa di atas ketika baru jadian , namun kadang kita merasa di bawah ketika baru patah hati. Dalam dinamika hidup yang naik turun semacam itu, dapatkah kita hidup dengan penuh sukacita? Bagaimana caranya kita dapat menjalani kehidupan agar kita mampu terus bertahan menghadapi hal yang menyenangkan dan tidak menyenangkan?

 

Amsal 17:22 secara tersirat menyatakan bahwa sukacita yang ditemukan di dalam Tuhan menjadi obat yang manjur bagi kita dalam menjalani hidup ini. Hati yang gembira ternyata tidak hanya mendatangkan rasa senang semata, tetapi kegembiraan itu mampu bersinergi dengan tubuh sehingga berdampak layaknya obat yang manjur. Dampaknya, orang tersebut dapat merasakan kebahagiaan walaupun tengah mengalami kesusahan sekalipun.

 

Teens, kalau kemudian kalian bertanya: “Bagaimana bisa bergembira saat patah hati?” Jawabnya adalah hanya dengan tetap memiliki kegembiraan dan semangat untuk hidup. Jika dilanjutkan dengan pertanyaan selanjutnya yaitu: “Kegembiraan yang seperti apa?” Jawabnya, kegembiraan karena melihat di balik pengalaman buruk itu ada Tuhan yang pasti mendatangkan kebaikan. So Teens, jika saat ini kamu merasa terpuruk karena seakan dunia tidak menghargaimu dengan layak sehingga hati merasa perih, mari memandang ke arah Tuhan. Ingatlah, bahwa Tuhan begitu mengasihi dan mengusahakan semua hal yang baik datang padamu. Kamu sungguhlah berarti di mata-Nya. Jadi tunggu apa lagi? Mari bergembira karena Tuhan!

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2017/04/12/