MOOD BOOSTER

” ALLAH Tuhanku itu kekuatanku:

Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku. ”

(Habakuk 3:19)

 

“Low-bat.” Istilah itu tidaklah asing di telinga kita. Tentu bagi mereka yang sangat tergantung dengan smart phone -nya akan terganggu jika smart phone mereka kehabisan baterai. Istilah low-bat ini hendak dipakai untuk menolong kita memahami perasaan manusia saat patah hati. Sebab, orang yang patah hati sering menampakkan tindakan-tindakan tidak biasa dan sulit untuk diajak komunikasi. Hal itu terjadi karena saat patah hati seseorang mengalami kemurungan dan menjadi tidak bergairah.

 

Solusi low-bat adalah dengan menyambungkannya pada daya listrik. Lalu bagaimana dengan hati yang patah? Jawabnya kita temukan dalam perkataan Nabi Habakuk. Kitab Habakuk sendiri berlatar belakang pada masa kesukaran yang dialami bangsa Israel karena mereka ditindas musuh. Tidak hanya itu, mereka semakin sulit karena alam pun kemudian menunjukkan ketidakramahannya. Mereka begitu lemah dan tak berdaya menghadapi semua kesukaran itu. Tentu kita dapat membayangkan perasaan yang dialami orang Israel saat itu. Namun, Nabi Habakuk mengajak bangsa Israel bersoraksorai di dalam Tuhan sebagai jalan keluar dalam meruntuhkan masalah yang mengimpit hati mereka. Nabi mengingatkan bahwa berharap kepada Tuhan menjadi satu kekuatan yang tidak boleh dilupakan, sebab mengandalkan diri sendiri adalah suatu kesia-siaan.

 

Teens, apa yang disampaikan Nabi Habakuk membuat kita mengingat bahwa dalam menghadapi persoalan tentu kita harus mencari sumber yang memberi kekuatan kepada kita. Kita perlu dikoneksikan pada Tuhan, Sang Sumber Kasih. Hanya dengan demikianlah maka hati yang patah akan terobati, sebab Tuhan memberikan kemampuan bagi kita untuk menghadapi dan mengatasinya. Jadi tunggu apa lagi? Yuk kita berserah pada Tuhan, dan alami kekuatan baru layaknya suatu mood booster . Di situlah kita mendapatkan dorongan semangat baru dan digerakkan untuk kembali maju menapaki kehidupan.

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2017/04/26/