MENJADI HAMBA SEPERTI KRISTUS

“Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu,

supaya kamu juga berbuat sama

seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.”

(Yoh. 13:15)

 

 

Sejak remaja Rina sudah berlatih vokal kepada seorang guru vokal ternama yang telah mencetak penyanyi-penyanyi ternama. Sejak awal belajar Rina pun bermimpi dapat menjadi penyanyi besar layaknya para alumni dari tempat latihan vokal tersebut. Kini Rina telah menjadi seorang pemudi dan ia telah menjadi seorang solois soprano yang berbakat. Suatu ketika ia dipercaya sebagai opener untuk konser gurunya. Ia sangat senang dan bersemangat. Hari H pun tiba, ia tampil dengan percaya diri. Ia begitu gembira ketika selesai bernyanyi seluruh penonton bertepuk tangan riuh. Ia tidak memperhatikan bahwa di belakangnya sebenarnya muncul sang guru yang siap tampil sebagai penampil utama dalam konser tersebut.

 

Ketika Yesus membasuh kaki para murid-Nya, Yesus menjungkirbalikkan seluruh adat-istiadat dan kebiasaan sosial pada saat itu. Hal yang dilakukan Yesus tidak lazim dilakukan oleh seorang guru kepada muridnya. Biasanya muridlah yang melayani dan memperhatikan kebutuhan si guru. Namun, Yesus malah menyediakan diri-Nya untuk membasuh kaki dari setiap murid-Nya. Bukan tangan, tetapi kaki! Tentu butuh kebesaran hati untuk melakukannya. Yesus lalu berkata bahwa itulah teladan-Nya yang harus diteladani oleh para murid-Nya.

 

Youth, tentu tidak mudah untuk memiliki sikap menghamba karena kecenderungan manusia adalah menjadi tuan yang senang dipuja dan dihormati. Namun, itulah panggilan kita pada hari Kamis Putih ini: menjadi hamba dengan meneladani Kristus!

 

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/03/29/