WAZE

” Biarlah tangan-Mu menjadi penolongku,

sebab aku memilih titah-titah-Mu. ”

(Mzm. 119:173)

 

 

Siapa yang tidak tahu Waze? Waze adalah aplikasi navigasi terbesar di dunia. Berbeda dengan piranti lunak navigasi umumnya, Waze memberikan informasi dan peta ber­dasarkan masukan komunitas pemakainya. Informasi mengenai kecelakaan, kemacetan jalan, polisi, jalan tikus, bahaya ber­dasarkan kondisi nyata yang dilaporkan para penggunanya. Pengguna Waze yang juga disebut wazers juga bisa melakukan pemu­takhiran peta, pemberian nomor rumah/bangunan, penandaan lokasi secara pribadi dan langsung. Namun secanggih-canggihnya Waze, saya pernah tersesat ketika mengikuti petunjuk yang ada di Waze.

Pemazmur dalam bacaan kita hari ini dengan sangat tegas mengatakan bahwa Allahlah yang menjadi penolong dalam hidupnya, dan dengan tegas juga pemazmur memilih untuk menaati perin­tah Allah dalam hidupnya. Pemazmur menyadari bahwa jika tan­pa Allah maka ia akan mudah jatuh dalam perbuatan yang ber­tentangan dengan perintah Allah. Oleh karena itulah pemazmur memohon agar Allah sendiri menolong dan menuntunnya bukan hanya supaya ia terus mengandalkan Allah dalam hidupnya tetapi juga hidup dalam firman Allah.

Youth, seperti pemazmur sangat membutuhkan tuntunan dan panduan dalam hidupnya, demikian juga dengan kita. Panduan itu bisa kita dapatkan melalui firman Allah. Firman Allah tidak menye­satkan seperti aplikasi navigasi yang dibuat manusia, firman Allah menunjukkan jalan yang benar dan tepat untuk kita.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/youth-for-christ/