BUAH DARI KEBAIKAN

“Pada waktu itu juga, demikianlah firman TUHAN,

Aku akan melepaskan engkau, dan engkau tidak akan diserahkan

ke dalam tangan orang-orang yang kautakuti ….”

(Yeremia 39:17)

 

Di Bekasi ada sebuah rumah penampungan mantan narapidana bernama SOCIUS. Di rumah itu mantan narapidana yang sulit kembali ke tengah masyarakat mendapat pendampingan. Tujuan pendampingan adalah supaya mantan narapidana beradaptasi dan bisa diterima kembali di tengah masyarakat. Pendirinya adalah Bapak Yohanes Bambang Mudiarto. Ia per­nah dipenjara. Ketika keluar dari penjara, ia mendapat penolakan dari masyarakat. Beruntung ada lembaga Kristen yang menerima dan menampung Pak Yohanes untuk sementara waktu. Kebaikan itulah yang membuatnya sadar dan perlu melakukan kebaikan yang sama kepada mantan narapidana yang belum bisa beradaptasi di tengah masyarakat.

 

Teens, kamu masih ingat Ebed-Melekh, bukan? Ebed-Melekh adalah sida-sida raja dari Etiopia yang pernah memberikan pertolongan kepada Yeremia. Ketika Zedekia berada di pengasingan negeri Babel dan mendapat siksaan, Ebed-Melekh terlepas dari penangkapan. Yeremia yang juga tidak ditangkap oleh penguasa Babel menyampaikan berita ke­pada Ebed-Melekh bahwa Tuhan akan melepaskan Ebed-Melekh. Ia tidak akan diserahkan ke tangan orang Babilonia (ayat 17). Dari peristiwa ini, kita bisa mengaitkan dengan kisah kebaikan hati yang dilakukan Ebed-Melekh kepada Yeremia (Yeremia 38:1-13). Kebaikan yang dilakukan oleh Ebed-Melekh akhirnya berbuah kebaikan juga bagi dirinya.

 

Apa pelajaran yang bisa kita ambil hikmatnya? Teens, kita ingat pepatah yang berbu­nyi: barang siapa menabur kebaikan, ia akan menuai kebaikan pula. Hal itu berarti menjadi ajakan buat kita semua untuk membiasakan diri membagikan kebaikan kepada sesama. Mungkin orang yang mendapat kebaikan kita tidak membalas langsung kepada kita, tetapi percayalah bahwa Tuhan bisa mengutus orang lain untuk “mengembalikan” kebaikan yang telah kita taburkan bagi sesama. Namun ingatlah, lakukanlah kebaikan karena ketulusan bukan karena upah balasan di kemudian hari.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/10/22/buah-dari-kebaikan/