KESOMBONGAN YANG MEMATIKAN

“Mengapa kulihat mereka terkejut, mundur ke belakang?

Pahlawan-pahlawan mereka terpukul kalah,

lari kocar-kacir, tanpa menoleh ….”

(Yeremia 46:5)

 

Teens, pernahkah kamu nonton film Facing The Giants? Film itu diproduksi tahun 2006. Nilai-nilai dalam film itu sangat menarik. Dikisahkan dalam film itu seorang pelatih football bernama Grant Taylor yang frustrasi karena tim asuhannya selalu kalah dalam pertandingan. Karena frustrasi, ia mengu­rung diri. Selama mengurung diri ia hanya membaca buku-buku. Suatu kali ia membaca Alkitab dan menemukan inspirasi yang memulihkan semangatnya. Setelah punya semangat baru, Taylor kembali melatih timnya. Di sebuah final timnya berjumpa dengan tim Giants. Tim Giants andal karena diisi oleh pemain-pemain top. Tim Giants meremehkan semua lawannya, termasuk tim asuhan Taylor. Karena sombong, tim Giants lengah dan akhirnya tim itu kalah dari tim Taylor. Grant Taylor sangat bersyukur dan yakin bahwa kemenangan timnya itu karena Tuhan.

 

Mesir adalah negeri yang kuat. Namun mereka dikalahkan oleh Babel. Yeremia men­jadi saksi peristiwa itu. Sebelum Mesir berperang dengan Babel, Mesir menganggap Babel bukan sebagai lawan yang seimbang. Mereka memandang Babilonia dengan “se­belah mata.” Kesombongan Mesir itu dikiaskan dengan bahasa puitis oleh Yeremia (ayat 7-8). Mesir kalah akibat dari kesombongannya. Kekalahan Mesir dari Babel diceritakan oleh Yeremia dengan sangat detail dan tertulis dalam Yeremia 46:2-12.

 

Teens, kita semua tahu bahwa kesombongan adalah awal dari kehancuran. Namun kadang-kadang pengetahuan itu tertutup oleh hati kita yang bebal. Lawan dari kesombongan adalah kerendahan hati. Dengan kerendahan hati, kita akan melihat diri sendiri secara jujur dan menghargai sesama dengan penuh hormat. Dengan demikian, kita tidak akan dipermalukan karena kesombongan yang kita perbuat. Mulai sekarang jadilah pribadi yang rendah hati. Hargailah setiap orang dan perlakukanlah orang lain dengan baik.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/10/26/