JANGAN MANFAATKAN KESUSAHAN ORANG!

“Apabila saudaramu jatuh miskin di antaramu …

maka janganlah memperbudak dia.”

(Imamat 25:39)

  

Teens, dalam dunia ini ada saja orang-orang yang suka memanfaatkan kesusahan orang lain untuk mendapat keuntungan pribadi. Kamu bisa lihat misalnya saja acara televisi yang mempertontonkan orang miskin yang diberi bantuan sesaat. Namun sebenarnya, stasiun televisi sedang memanfaat­kan keadaan orang yang miskin itu untuk menge­jar rating. Ada juga pejabat-pejabat yang diliput media massa sedang memberi bantuan kepada orang miskin atau korban bencana alam, padahal mereka sedang melakukan pencitraan agar dipilih banyak orang pada saat pemilu. Yang lebih parah lagi, ada orang-orang yang mengeksploitasi pengemis dan anak-anak jalanan, menyuruh mereka mengemis lalu memeras mereka dengan meminta jatah yang melebihi penghasilan mereka.

 

Bacaan Alkitab hari ini masih sama dengan yang kemarin. Jika kemarin umat Israel diperintahkan untuk menolong saudara mereka yang jatuh miskin dan kesusahan, hari ini kita lihat bahwa perintah itu dilanjutkan dengan “Janganlah mengambil bunga atau riba daripadanya… Janganlah memberi uangmu kepadanya dengan me­minta bunga… Janganlah memperbudak dia” (ay. 36-39). Allah mengingatkan umat Israel untuk tidak mempersusah orang yang sudah susah, serta tidak memanfaatkan kesusahan dan ketergantungan orang lain itu untuk mendapatkan keuntungan diri sendiri.

 

Teens, coba kita renungkan, apakah selama ini kita sudah berbuat baik kepada teman-teman kita yang kesusahan? Atau jangan-jangan, secara sadar ataupun tidak sadar, kita malah membuat mereka semakin susah, kita memanfaatkan mereka untuk kepentingan diri kita sendiri. Allah mengingatkan umat Israel, termasuk juga kita, untuk menolong sesama kita yang kesusahan, bukan memanfaatkan keadaan mereka untuk kepentingan kita.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/teens-for-christ/