KAMU MELAKUKAN UNTUK AKU

“… segala sesuatu yang kamu lakukan

untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini,

kamu telah melakukannya untuk Aku.”

(Matius 25:40)

 

 

Siapa yang tidak mengenal Ibu Teresa? Ia adalah seorang biarawati Katolik asal Albania yang menerima hadiah Nobel Perdamaian karena mem­beri dirinya untuk melayani orang-orang miskin di Kolkata, India. Ibu Teresa merasa prihatin dengan kondisi masyarakat miskin di Kolkata yang jauh dari sejahtera, tidak mengenal pendidikan, sakit tanpa pernah menerima pelayanan kesehatan, bahkan meninggal di pinggir jalan tanpa ada yang peduli terhadap mereka. Ibu Teresa melakukan karya kebaikannya untuk orang miskin karena kasihnya kepada Yesus. Ia berkata, “Aku melihat Yesus dalam diri setiap manusia. Aku berpikir, ini Yesus yang lapar, aku ha­rus memberinya makan. Ini Yesus yang sakit, aku harus merawatnya. Aku melayani kerena aku mengasihi Yesus.”

 

Teens, Yesus pernah berkata, “… segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (ay. 25). Ia mengatakan jika kamu merawat dan menghibur orang sakit, memberi makan orang lapar, mengunjungi orang yang dipenjara, atau memberi tumpangan bagi orang sakit, maka kamu sama saja melakukan semua itu bagi Allah sendiri. Allah hadir melalui diri sesama kita yang menderita, yang terluka, miskin, sakit, lemah, dan terpinggirkan dari masyarakat. Karena itu, apa pun yang kita lakukan bagi mereka, kita pun melakukannya bagi Allah.

 

Teens, kita belajar dari Ibu Teresa untuk melihat Yesus dalam diri sesama kita, terutama mereka yang miskin, lemah, sakit, dan terpinggirkan. Jika kita berkata bah­wa kita mengasihi Tuhan, maka nyatakanlah itu melalui perbuatan kita yang melayani dan menolong sesama kita. Berusahalah untuk selalu melihat dan menjumpai Tuhan dalam diri sesama kita. Jadikanlah itu sebagai motivasi dalam melayani sesama kita: apa pun yang kita lakukan bagi sesama, kita pun melakukannya untuk Tuhan.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/11/28/