HOAX!

” Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu

dengan seksama dari asal mulanya,

aku mengambil keputusan untuk membukukannya

dengan teratur bagimu …. “

(Lukas 1:3)

 

 

Kata hoax tentu tidak asing lagi bagi kita. Hoax artinya berita bohong yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Seiring dengan majunya teknologi komunikasi dan informasi, orang-orang dengan mudahnya menyebarkan hoax. Hanya dengan menekan klik dan share, berita hoax dapat tersebar. Bahkan, kita merasa bangga menyebarkan berita hoax itu. Padahal, kita tidak me­mahami betul isinya karena tidak membaca secara detail dan mengecek kebenaran berita itu. Tanpa sadar, kita turut menyebarkan kebencian dan kebodohan dengan jempol kita. Dengan demikian, sungguh benar apabila ada yang mengatakan bahwa jempolmu adalah harimaumu.

 

 

Persoalan hoax, bukan hanya terjadi pada saat ini, melainkan juga terjadi sejak dahulu kala. Pada saat Injil Lukas ditulis misalnya, berkembang banyak kisah dan cerita mengenai kisah Tuhan Yesus. Karena itu, Lukas mengatakan bahwa ia menulis Injil Lukas setelah ia menyelidiki segala peristiwa itu dengan saksama dari asal mulanya. Tak heran, bahwa kita dapat membaca kisah kehidupan Tuhan Yesus yang sangat runtut mulai dari kelahiran hingga kebangkitan-Nya di Injil Lukas. Keputusan Lukas untuk membukukannya itu didasari dengan pertimbangan agar para pembacanya dapat mengerti bahwa apa yang diajarkannya sungguh benar.

 

 

Teens, kita harus belajar dari Lukas untuk memerangi hoax. Bijaklah dalam meng­gunakan media sosial. Bacalah dengan teliti pesan yang kamu dapatkan di Line, IG, WhatsApp, dan lain sebagainya. Jangan langsung menyebarkan berita-berita yang baru saja kamu dapatkan. Eh, satu lagi, kamu juga bisa berpartisipasi memerangi hoax dengan membuat tulisan-tulisan yang baik agar pesan damai dapat disebarkan. Salah satunya, kamu bisa mengirimkan karya-karyamu berupa puisi atau diary ke Redaksi Teens for Christ. Yuk perangi hoax dan sebarkan cinta kasih di jejaring sosialmu.

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/2018/12/01/