DARI MATA

“Orang Israel telah berbuat dosa … mereka mengambil … mereka mencurinya,

mereka menyembunyikannya, dan mereka menaruhnya ….”

(Yosua 7:11)

 

 

Teens, dari manakah dosa kebanyakan berasal? Kebanyakan dosa itu berasal dari mata manusia. Dari mata, manusia bisa mencuri karena tergiur. Dari mata, manusia bisa berbohong karena takut. Dari mata, manusia bisa berzinah karena tergoda. Dari mata, manusia bisa salah pergaulan karena terbujuk, dan lain-lain. Dari mata banyak manusia terjatuh ke dalam dosa. Oleh sebab itu, di dalam Alkitab banyak disinggung tentang hal ini untuk mengingat­kan umat manusia. Misalnya: Lukas 11:34, “Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu.” Matius 5:29, “Maka jika matamu yang kanan menyesatkan eng­kau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, daripada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.”

 

Dalam bacaan kita hari ini, perintah Tuhan jelas bahwa kota Yerikho serta seluruh isinya harus dikhususkan bagi Tuhan. Sanksi atas pelanggarannya pun jelas: pe­musnahan atas perkemahan orang Israel. Namun faktanya, salah seorang dari mereka, yaitu Akhan, melanggar perintah Tuhan. Mengapa Akhan melakukan hal tersebut? Akhan melakukannya karena ia tergoda. “Aku melihat di antara barang-barang jarahan itu jubah yang indah, buatan Sinear, dan dua ratus syikal perak dan sebatang emas yang lima puluh syikal beratnya; aku mengingininya, maka kuambil” (ayat 21). Mata Akhan tergoda oleh barang-barang yang indah dan mewah. Lalu Akhan dan keluarganya mendapat hukuman.

 

Teens, jangan pernah meremehkan mata. Dari matalah kita bisa jatuh ke dalam dosa, padahal mata hanyalah bagian kecil dari tubuh kita. Jangan biarkan karena nila setitik rusak susu sebelanga. Lagu Jaz mengingatkan kita, “Dari mata kau buatku jatuh/ Jatuh terus.” Arahkanlah mata kita untuk melihat hal-hal yang baik. Sudahkah kita men­jaga mata kita dan menggunakan mata kita untuk memuliakan Tuhan?

Sumber : https://www.ykb-wasiat.org/teens-for-christ/